Kuliner di Sorong, Papua

Warung di Sorong

Tulisan ini dibuat setelah saya puas merasakan nikmatnya makan mie ayam gerobak disaat musim hujan. Meski jauh dari Jakarta rupanya di Sorong banyak tersedia aneka makanan dari luar sebagai pengobat kangen.

Dari mulai mie ayam, gado-gado, rujak, pempek, gudeg hingga makanan khusus khas Manado serta Batak. Pastinya gak ketinggalan warung Padang, KFC juga Bakso Lapangan Tembak.

Beberapa tahun belakangan ini kata wisata kuliner menjadi demikian populer, franchise resto/cafe menjamur, profesi juru masak/chef menjadi demikian populer bahkan hingga ke reality show/games televisi pun tak kurang menayangkan acara masak memasak, baik cara maupun lomba.

Ketika di Makassar setiap ada tamu atau keluarga jauh kita ajak makan Coto di jalan Gagak atau Konro , di Palu kalau ada relasi kita ajak makan Kaledo dekat Taman Ria dan di Manado dengan Bubur Manado nya tentu. Yang unik wisata kuliner Bubur Manado lebih afdol kalau pagi hari.

Sebenarnya jauh sebelum wisata kuliner ngetren kayak sekarang ini dari kecil, sekitar tahun 80an, kami sudah terbiasa berwisata kuliner mulai dari Baso di Klender, asinan betawi di Rawa Mangun, soto mie di Jatinegara, Bakmie gang Kelinci serta gudeg Bu Citro cabang Pondok Bambu juga aneka kuliner di sekitar kompleks tentu.

Atau jika kebetulan ke Gombong gak lupa kami makan Soto Gombong maupun tempe mendoan di dekat stasiun kereta. Apalagi kalau ke Jogja, jangan ditanya karena disana surganya kuliner, buat saya yang suka masakan Jawa.

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Hemat kami, kita orang Indonesia, memang punya kebiasaan serta selera makan yang baik, karenanya orang bilang bisnis makanan/minuman gak ada matinya. Benar.

Ada beberapa kasus tutupnya cafe-cafe karena kalah bersaing, atau rumah makan yang ditinggal pelanggan. Selalu ada kasus seperti itu. Salah satu kelemahan wirausaha kuliner yang palaing fatal adalah ikut-ikutan.

Kalau yang diikuti adalah tren sesaat dan untuk itu harus berinvestasi dengan RoI lebih dari 2 tahun sebaiknya tidak sekedar ikut tapi harus punya diferensiasi serta tepat memilih lokasi. Dalam usaha apalagi kuliner faktor yang paling menentukan setelah rasa adalah lokasi.

Haha jadi ngelantur, ok saya sudahi dulu karena tangan sudah kesemutan pegang torch yang lumayan berat🙂

2 pemikiran pada “Kuliner di Sorong, Papua

  1. Makanan enak memang selalu menggugah selera kita untuk mencoba dan terus mencoba dimana ada kuliner yang ada. Begitu juga membuat minat para pengusaha untuk membuka warung makan atau restauran.

    WoKay™: Betul sekali🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s