Review mifi ZTE AC30

Faktor geografis menyebabkan Sorong, dan Tanah Papua umumnya, tidak mempunyai infrastruktur BackBone fiber optik. Praktis BackBone yang digunakan hanya satelit.
Hal ini menyebabkan hingga saat ini akses internet beserta jasa turunannya seperti warnet, hotspot cafe dan sejenisnya jadi makhluk langka di sini.

Karena ketergantungan dengannya sudah demikian besar, selama ini kebutuhan akan komunikasi data, di luar jam kantor, saya penuhi dengan online via Blackberry maupun Netbook pairing dengan modem Huawei E220 yang lumayan dapat memenuhi kebutuhan.

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana onlineTapi tuntutan selalu berkembang seiring dengan mobilitas juga gadget yang kita genggam tentu🙂
Untuk memenuhi tuntutan yang makin tinggi saya mencoba Mifi Router ZTE AC30 karena praktis dan ini yang menarik yakni dual band, jadi nantinya bisa menggunakan CDMA kalau pas di kota besar.

Setelah membeli online via Bhinneka.com saya langsung mencoba. Proses instalasi sangat mudah, dengan autorun yang terdapat di memori internal AC30 dan langsung dapat digunakan tanpa restart di Windows 7.

Setup jaringan, baik GSM maupun CDMA yang kami lakukan dengan kartu IM3 maupun Flxxi semua berjalan dengan sangat mudah dan lancar. Ini menepis beberapa komentar yang pernah saya baca sebelum membeli bahwa kolom yang disediakan tidak cukup untuk menulis username Flxxi. Bahkan ada pula komentar yang menyatakan bahwa CDMA sama sekali tidak berfungsi.

Untuk teman-teman yang mengalami hal tadi saya sarankan untuk upgrade firmware ke yang terbaru dan bisa search di Google tentu🙂
Daya tangkap sinyal memang tidak sebaik USB modem biasa apalagi external modem yang lebih besar. Daya pancar WiFi juga tidak terlalu jauh. Namun jika digunakan dalam jarak yang aman akan sangat membantu apalagi buat teman-teman yang memiliki tablet WiFi only. Saya pairing AC30 dengan Netbook Samsung, BB Torch maupun iPad2 3G, meski semuanya bisa sendiri-sendiri namun jadi pengalaman tersendiri ketika ketiganya menggunakan resource yang sama.

Mifi ZTE AC30 ini sangat cocok buat pairing dengan tablet, PSP dan sejenisnya yang tidak menyediakan modem onboard. Juga sangat ideal untuk dijadikan router di rumah, max 5 users, untuk sharing bandwith maupun di mobil kamu🙂

3 pemikiran pada “Review mifi ZTE AC30

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s