Belajar Sabar

Makin intensnya tekanan (stress) baik dalam pekerjaan maupun tuntutan hidup dianggap kurang -padahal lebih tepat kalau dibilang kurang bersyukur- membuat banyak orang disekitar yang bisa kami amati atau berinteraksi jadi -mulai- saling menyalahkan.

Suami jadi lebih sensitif terhadap pasangannya, di tambah sang istri juga terbiasa lalai akan nasihat atau sering mengabaikan keinginan suami. Bahkan diperparah dengan terus menuntut -kurang sabar- sesuatu yang mestinya bisa ditunda. Important but not urgent.

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana onlineSebagai kepala rumah tangga -apalagi yang mempunyai sumber penghasilan tunggal- tentu ada rasa sedih, kecewa bahkan marah yang sangat komplek terhadap diri sendiri serta pasangan. Yang kadang terakumulasi dalam jangka panjang, selama bertahun-tahun hingga seperti ketel uap yang terus dipanaskan dan perlu katup pengaman.

Berawal dari persaingan politik dua kutub yang seimbang, menimbulkan ekses sosial berkepanjangan. Tak kasat mata, tapi nyata. Layaknya perang urat syaraf yang tak berkesudahan.

Tanpa sadar hal ini masuk kedalam sendi-sendi kehidupan masyarakatnyang setiap hari disuguhi berita pro-kontra -apalagi di sosial media- yang berkontribusi terhadap tekanan (stress) kebanyakan orang.

Jangan lupa klik banner dibawah ini yah..
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Posted from WordPress for Android feat Sinyal Kuat Indosat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s