Selamat datang di blog kami yang sangat sederhana ini.
Bagi teman-teman yang mengenal kami… semoga blog ini bisa menjadi sarana silaturrahim untuk saling bertukar informasi, kabar dan apa aja. Continue reading ‘hanya manusia biasa’
hanya manusia biasa
Selamat datang di blog kami yang sangat sederhana ini.
Bagi teman-teman yang mengenal kami… semoga blog ini bisa menjadi sarana silaturrahim untuk saling bertukar informasi, kabar dan apa aja. Continue reading ‘hanya manusia biasa’
Jam begini masih belum bisa tidur.. Kadang kalo dipikirin ‘saya gak bisa tidur nih.. bla bla bla’ ya emang malah gak bisa tidur.
Daripada diam nanti malah mikir yang enggak-ngak mending brosing cari berita atau cerita ringan dan bermanfaat, kan seru tuh.
Barusan baca artiket di tabloit duit apa gitu, kapan-kapan deh di edit di benerin, rupanya di Makassar teman-teman bikin semacam tempat kursus bikin blog. Pure komersil lho sebab tarifnya lumayan premium
Continue reading ‘Yuuk Kita Belajar Bikin Blog’
Musim libur akhir tahun sudah tiba dan karena berbagai pertimbangan kami mengambil keputusan untuk tetap stay di Sorong sambil menjalankan beberapa tugas akhir tahun dan make sure bahwa semua berjalan baik sesuai rencana.
Banyaknya minat blog walker yang membaca review tentang mifi ZTE menggelitik rasa ingin menulis tentang gadget secara bebas jauh dari segi teknis apalagi njlimet.
Sadar atau tidak sedang terjadi kebangkitan atau tumbuhnya kalangan menengah baru di Indonesia yang jumlahnya sangat besar mencapai sekitar 30 jutaan. Ya jumlah kalangan atau kelompok middle high economic yang cukup fantastis dengan pendapatan perkapita negara kita yang juga terus merangkak naik menembus $3000 lebih
Faktor geografis menyebabkan Sorong, dan Tanah Papua umumnya, tidak mempunyai infrastruktur BackBone fiber optik. Praktis BackBone yang digunakan hanya satelit.
Hal ini menyebabkan hingga saat ini akses internet beserta jasa turunannya seperti warnet, hotspot cafe dan sejenisnya jadi makhluk langka di sini.
Karena ketergantungan dengannya sudah demikian besar, selama ini kebutuhan akan komunikasi data, di luar jam kantor, saya penuhi dengan online via Blackberry maupun Netbook pairing dengan modem Huawei E220 yang lumayan dapat memenuhi kebutuhan.
Warung di Sorong
Tulisan ini dibuat setelah saya puas merasakan nikmatnya makan mie ayam gerobak disaat musim hujan. Meski jauh dari Jakarta rupanya di Sorong banyak tersedia aneka makanan dari luar sebagai pengobat kangen.
Dari mulai mie ayam, gado-gado, rujak, pempek, gudeg hingga makanan khusus khas Manado serta Batak. Pastinya gak ketinggalan warung Padang, KFC juga Bakso Lapangan Tembak. Continue reading ‘Kuliner di Sorong’
Didorong oleh rasa lapar dan ingin sekedar mengisi perut disela waktu makan, saya berangkat ke tembok berlin — nama khas wilayah pantai Sorong seperti Losari di Makassar atau Talise di Palu — untuk sekedar menikmati mie instant sambil melihat suasana sore.
Beberapa waktu lalu, tepatnya 1 Desember, diperingati sebagai hari lahir atau ultahnya OPM (Organisasi Papua Merdeka) tentu di Sorong juga diperingati dengan apel akbar serta orasi-orasi dari para aktifis maupun masyarakat simpatisan.
Seringkali kita mengalami mis-komunikasi yang berujung pada kekecewaan. Baik tingkat biasa seperti terbuangnya waktu dan atau tenaga hingga kegagalan suatu project atau rencana kerja yang telah kita buat.
Memasuki lingkungan baru, seperti pindah rumah atau kerja di lokasi dengan kultur budaya apalagi bahasa ibu yang berbeda akan memperbesar peluang akan terjadinya hal ini.
Hadirnya perangkat telekomunikasi modern dan pintar seperti smartphone dan blackberry serta penetrasi penggunaan serta aktifitas jejaring sisial -social media- seperti facebook, twitter, myspace serta teknologi web2 tidak serta merta mengurangi hambatan ini.
Malah sering kita dengar istilah ‘mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat’ ironis memang.
Mis-komunikasi tidak hanya terjadi dilingkungan organisasi kecil namun –bahkan bisa lebih akut– juga menimpa lingkungan organisasi besar serta pemerintahan. Bahkan ditengarai perusahaan-perusahaan telko sendiri tidak jarang mengalami masalah ini. Ironis memang.
Bayi Mirza, 10 hari, waktu mau dipasangin infus di RSUD Andi Jemma, Masamba.
Gak tega rasanya lihat bayi kecil harus ditusuk pake jarum infus
Mirza di opname karena malas minum susu dan badannya kuning, semoga gak ada penyakit yang serius. Amien
Posted with WordPress for BlackBerry powered by Sinyal Kuat
Tahun 2010 baru saja kita lewati, diprediksi jumlah pelanggan selular dunia akan menembus angka 5 milyar. Angka yang cukup fantastis dan tak terbayangkan 10 tahun lalu.
Di Indonesia sendiri, konon, jumlah pelanggan selular telah mendekati angka 200 juta atau hampir menyamai jumlah penduduk.
Benar bahwa saat ini banyak orang yang memiliki/menguasai lebih dari 1 nomor. Adalah benar pula karena saat ini marak HP ‘lokal’ yang mengusung konsep qwerty dengan dual SIM card.
Terlepas dari itu apakah berarti pasar di industri selular sudah jenuh?
Tidak pasar di industri selular tetap bergairah dan mempesona, baik itu industri perangkat keras seperti handphone, smartphone, blackberry, i-phone, android hingga tablet serta pocket PC.
Nyang Ngomentarin